Pemuda Penyongsong Perubahan




‘Waow’, Ini yang bisa saya katakan semenjak bertemu dengan pemuda-pemudi yang di dalam dirinya mengalir semangat kemajuan daerahnya. Berbagai pendapat menjadi sarapan bagi rasa lapar dan dahaga akan perubahan menuju peradaban.

Namun perubahan ke arah yang mana dulu?

Apakah disebut perubahan, dengan cara mengambil hak? Apakah disebut perubahan, dengan menzalimi negeri sendiri? ‘Tidak!”, begitu kata saya bagi pemuda-pemudi ini. 
Negeri yang antah berantah dijadikan indah baginya. Melalui forum ini, dan dengan pertemuan ini, Inshaa Allah melahirkan karya-karya yang nantinya membungkam para penguasa yang congkak. Memberi semangat bagi kaum pembaharu lainnya. Dan tentunya memberi manfaat bagi masyarakat.

Lalu, dengan cara apa? 

Melalui mata kita melihat, melalui hati kita peduli, begitu kata bondan prakoso. Sehingga menjadi sebuah ikatan yang kuat, yang nantinya menjadi pegangan bagi kaum perindu perubahan. 

Salam dari saya. Pokoknya terus maju. Roma tidak dibangun dalam sehari, dengan mimpi dan aplikasi, kita mampu menyongsong perubahan. 

21.47, 15 Mei 2016

FREE WRITING 1
By Adi Sutriyatno


Tidak ada komentar:

Posting Komentar